mimi item
Setiap pagi di Afrika, seekor Rusa bangun
Ia tau kalo ia harus berlari lebih cepat dari singa yang paling gesit
Setiap pagi di Afrika, seekor Singa bangun
Ia tau kalo ia harus berlari lebih cepat dari Rusa terlamban.
Kalo ga nggak, ia bisa mati kelaparan
Ga penting apakah mian mau kayak Rusa atau Singa
Kalo mentari terbit, mian sebaiknya berlari

hari esok ada padaNya
kupercaya janjiNya
sekarang kuharus berusaha berkenan bagiNya

:-)
mimi item
tertarik oleh status salah satu teman. "Friendster ganti muka loooh". aku buka FS aka Friendster ku pada waktu istirahat siang tadi. banyak banget inbox nya. kubuka satu persatu dan kutemukan ini. message dari Novy Mauliyani. Teman sekelasku di kampus hijau.

========================================================

Saya menikahi wanita yang memiliki karir profesional: AKUNTAN PUBLIK.
Ya, dia adalah seorang auditor. Dan coba tebak apa yang dilakukannya ...

1. Dia menyuruhku untuk menggunakan metode LIFO saat mengambil makanan yang disimpan di kulkas. Aduh...

2. Dia menganggapku tidak berbakat dalam bermain dengan angka. Aku sih no problem, makanya dia yang mengurus anggaran rumah tangga. Eh, tiap akhir bulan dia bikin invoice tagihan profesional fee sama aku. Waktu kubilang kalau aku ini suaminya, bukan kliennya, dia malah minta advance payment.

3. Aku heran kenapa pengeluaran terus meningkat steadily, sehingga suatu hari, aku mengintip kertas-kertas yang ada di order berlabel "Current File". Tak heran! Dia rupanya men-charge mileage (jarak) dan overtime ke dalam anggaran rumah tangga. Dia juga menagihkan Out of Pocket Expense ke dalamnya. Dia gila, dan aku udah bilang itu ke dia. Eh, dia malah bilang, "Ya enggaklah sayang, aku kan auditor..."

4. Setiap lembar kertas di rumah dicopy dan difilekan. Alasan dia, ada peraturan yang mengharuskan dia memaintain copy hasil kerjanya selama 10 tahun. Aku sungguh-sungguh khawatir...

5. Dia bilang kalau dia cinta aku, dan aku bilang kalau aku cinta dia juga. Tapi tetap aja, dia tidak pernah percaya. Katanya, ada kemungkinan terjadi mis-statement. Dan dia memintaku membuat Representation Letter mengenai masalah ini... Duhhh

6. Tahun lalu laporan keuangan rumah kami mendapatkan opini Qualified karena aku gak menyimpan supporting document atas expensesku.

7. Awalnya aku heran, kenapa setiap akhir tahun selalu berdatangan surat-surat dari seluruh famili, kolega, termasuk warung di depan rumah. Ternyata, istriku mengirimi Confirmation Letter kepada mereka semua. Waktu aku protes, dia bilang, konfirmasi dari pihak eksternal lebih realible. Cape deh...

8. Waktu istriku masak, dia sering tidak mengikuti resep. Bila resep bilang, tambahkan setengah sendok garam, atau satu sendok teh gula, atau setengah gelas air, dia selalu tidak peduli. Dia bilang kalau itu tidak material bila dibandingkan dengan seluruh menu yang disiapkan.

9. Aku bilang, dia itu gila. Tapi anehnya, semua orang bilang kalau dia auditor. Di kamus, ternyata kata "auditor" bukan sinonim untuk kata "gila". Pasti kamusnya ketinggalan zaman.

10. Waktu kami menikah, dia memberikan Engagement Letter padaku. Awalnya aku bilang, "Oh, makasih ya sayang ..." Ternyata setiap tahun dia memberikan surat yang sama. Katanya, standarnya mengharuskan dia melakukan itu bila ada indikasi kalau aku keliru memahami tujuan dan scope dari Engagement. Dia juga bilang, aku tidak bisa pisah dari dia begitu saja. Dia punya hak untuk didengar sebelum aku menunjuk orang lain. Dan dia juga menegaskan bila aku menunjuk orang lain menggantikan dia, maka harus ada komunikasi antara dia dan penggantinya, agar dia bisa menyampaikan keberatan profesionalnya. Mati kita...

11. Phew ... Kadang kala, aku berpikir, kalau dia membahayakan going concern -nya pernikahan ini. Duh ... Kok aku jadi kebawa-bawa dia ...

12. Ku kira pernikahanku ini sudah cukup gila, tapi ternyata ada temanku yang juga kawin dengan akuntan, punya cerita yang lebih parah. Istrinya mengkapitalisasi biaya pernikahan sebagai Preliminary Expenses, dan mengamortisasinya setiap tahun. Biaya-biaya yang dikeluarkan sebelum berumah tangga, juga dikapitalisasi sebagai biaya pra-pernikahan. Juga, waktu yang dihabiskannya selama pacaran sebelum menikah sedang dalam proses valuasi, untuk dimasukkan sebagai intangible assets.

Teman-teman, berpikirlah dua kali sebelum menikahi auditor. Kalau kau sudah berpikir dua kali dan tetap memutuskan untuk menikahinya, pikirkan dua kali lagi. Kau harus mempertimbangkan besar risk sebelum memulai engagement. Duh ... Aku ternyata sudah gila.
Aku, seorang auditee seumur hidup.

=======================================================

Backgroundku juga konsentrasi Sektor Publik yang (sekarang) tersesat di Sektor Privat
jangan-jangan....
jangan-jangan laki ku nanti berpikiran kayak gini
tidaaaaaak !!! aku tak akan menjadikan pria itu sebagai auditee. i'm promise.

ps : tinggalkan Teori dan Prinsip-Prinsip Akuntansi di meja kerja anda. Bawa pulang secukupnya saja.

LOL
mimi item
Tuesday, December 8, 2009 at 10:18pm

Persekutuan alumni terakhir di Tahun 2009. Tadi bukan khotbah tapi studi kasus. Banyak pembicaraan seru tentang kehidupan alumni. Berguna bagi saya yang notabene freshgraduate. Bagi saya awalnya agak membosankan mungkin karena saya lelah. :-D
tapi dipertengahan diskusi perhatian saya menjadi penuh.
Pasalnya adalah kasus klasik para alumni. Pasangan Hidup.
Hiiyaaa.
Mata menjadi terang benderang. Hhaa.
Ada yang menarik dari dua pernyataan ini :

Bg. Duet : "Saya mewakili para lelaki (ya olooh) menasehati kaumku untuk berusahalah berjuang untuk wanita. Indah pada waktuNya memang benar, tapi kalo gak berusaha gak akan dapat. Tapi kalo yang dikejar gak bisa ditangkap, ya tau diri lah ya... Mundur teratur (aku manggutmanggut :-D)

Kak Yunita : Para wanita jangan terlalu menunggu. Karena ada type type lelaki yang pemalu dan gengsian. Mereka menunggu sang wanita memuja. Apalagi kalo sang wanita lebih dominan karir atau lebih mapan, lelaki akan berhatihati. Majulah duluan. Ini pengalaman dengan kak Sapto
(holooh, aku mikir. mikir. Kak Sapto suami beliau ternyata pemalu? Yaaolooh, ga nyangka. LOL)

Pesan yang sama dari mereka :
Percayalah Hawa diciptakan untuk menemani Adam. Intinya pria tidak diatas wanita, tidak juga dibawah. Tapi diciptakan berdampingan untuk saling melengkapi. Sepadan.

:-)

nais inpo prom nais pipol :-*

i love this song
tiap langkahku diatur oleh Tuhan dan tangan kasihNya memimpinku
Ditengah glombang dunia yang menakutkan hatiku tetap tenang teduh
...
mimi item
12.12.2009 21.59

ibadah natal pertama ditahun ini.
Kotbah pendeta : ada 3 tokoh dalam natal.
1. Gembala
2. Yusuf
3. Maria
yang berkesan adalah Yusuf. Seorang gentleman.
Walau saya wanita, saya akan bersikap gentleman. Menghadapi resiko hidup, tentu bersama penyertaan Tuhan Semesta Alam.
Bertemu tementemen
Menyanyikan kidung Natal
dan merasa damai
kemarin sedih tapi hari ini tidak lagi :-)

oya, ada kesaksian dari sahabat Korea. Lagu dan musik mereka mempesona.

Lupa. Blueberry atau bulberry aroma bos ya? Pokoknya berryberry lah. Bedanya kalo aroma berry siang hari membuat tegang dan pusing kepala. Kalo berry malam hari merilekskan otak. Hoho. Aku senang aroma ini =)

Terimakasih tak terhingga Sobat!

ZZzZz. Listrik padam. Lanjut malam kudus sampe tidur...