Showing posts with label Kasih. Show all posts
Showing posts with label Kasih. Show all posts
mimi item
Teringat pagi itu, aku terbangun sekitar pukul 7 pagi. Aku tidur di ruang tamu, televisi rupanya tidak aku matikan semalam... Aku lupa. Yang pasti, televisi itu menyala.

aku ada janji dengan Nika. dimatanya aku adalah orang yang always on time. dan aku tak mau merusak image itu. hehehe...

Segera kerumah Nika. makan nasi uduk dan bersiap siap mengantar dokumenku.

tiba-tiba, dari kejauhan kudengar bunyi berisik khas motor besar. masih jauh suaranya. sama sekali tidak asing bagi telingaku.

Yang kulihat itu seperti berkat di pagi hari. Aku melihat seseorang yang tidak asing. Dia, orang yang selalu ingin ku temui, tapi tak pernah bisa ku temui. Terakhir melihat dia, yaitu hari dimana aku bertengkar hebat, saling memaki, saling menyerang dengan kata-kata pedas, berperang dengan ego dan pertahankan harga diri masing-masing. di hari dimana takut dan lemah kami di batas maksimal…

Pagi itu, di saat aku memesan makanan dan berdoa untuk makanan itu (biasanya aku dengan nika selalu berdoa bersama sama) aku sempat menitip namanya dalam daku.
aku duduk membelakangi jalan,
mendengar riuh yang tidak asing itu
segera ku toleh mencari sumber suara tersebut?
menunggu suara itu lewat
aku melihatnya
memakai celana pendek
pelan namun pasti melewati rumah makan dimana kami berada
dia masih kokoh dan kuat
dia orang yang selalu kurindukan

aku tersenyum
Tuhan itu baik

celotehan nika tak sepenuhnya kudengar, kubiarkan ia berbicara

aku hanyut dalam monologku

"Sob, baru saja aku berdoa untuk pertemukan aku saja sesaat dengannya, lalu kau kabulkan. terimakasih. terimakasih banyak. aku bersyukur"

ini yang kuingat berapa kali aku bertemu tanpa bertatap muka
1. di lift mall, ketika aku dan temanku menuju red bean
2. di jalan imbon, ketika aku menemani temenku untuk membeli buah jeruk
3. di depan audiosen, ketika aku kerja dan ia ikut workshop alat musik tabuh
4. di depan rumah makan, bersama nika

aku menyebutnya rencanaNya bukan sekedar kebetulan
walau sesaat namun sangat berarti
#mimiwords , 0 comment | edit post
mimi item

Tidak menangis ketika aku menangis

Menghujaniku dengan kata-kata penghiburan

Sehingga ku tertawa lagi

Tidak dengan cepat melihat selumbar di mataku

Dan melupakan balok di matanya

Tidak dengan cepat berlari pergi ketika aku jatuh

Tapi dengan pasti menghampiri dan menopangku

Tidak tinggal diam ketika aku menghancurkan diriku sendiri

Tapi bertindak meski di mataku nampak menjemukan

Membantu menemukan ’Aku’ di dalam aku dan,

Bersama-sama menemukan ’Kami’ dalam kami

Bukan hanya menjadi teman

Tapi, sahabat…
benar-benar sahabat

Membagi dukanya bersamaku

Meski dia ingin menelan bahagianya sendiri

Tidak pesimis tentang apa yang kami rencanakan

Sehingga membuat aku tidak layak untuk diandalkan

Mampu berkata "iya" pada saat yang tepat

Dan berani berkata "tidak" jika memang diperlukan

Tidak berteriak untuk mengatakan sesuatu

Tapi berbisik dengan lembut hingga aku mengerti

Merencanakan bersama cita-cita kami

Dan tidak tertawa untuk setiap kebodohanku

Tidak mengatakan bahwa aku tidak mampu

Memberiku suatu kepercayaan

Membuatku berkata
”Ya, aku pasti bisa”

Tidak berjalan di depanku

Tapi berjalan di sampingku dengan langkah seiring

Akhirnya…

Sahabat bagiku…

Menaruh kasih setiap waktu
Dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran

Sudahkah aku
menjadi sahabat bagi dia?


Entahlah ...

#mimiwords , 0 comment | edit post