mimi item
Whoaaaaaaaaaa! Time flies so fast.
Sebentar lagi bulan Oktober! Sebentar lagi ijazah yang ditahan korporasi akan dikembalikan.
Jadi ingat masa-masa pendidikan deh. Dulu, tanggal 9 Mei, kami berangkat ke Bandara Soekarno Hatta untuk terbang ke tujuan sesuai nama kota yang tertulis di Surat Keputusan Direktur. Dulu aku pernah tulis hal ini,


Posting asli ditulis di facebook, May 9, 2011 at 2:49am


"Fame is a vapor, popularity is an accident, riches take wings, those who cheer today may curse tomorrow and only one thing endures - character." -Harry S. Truman

Jadi disinilah akhirnya,
dari apa yang dimulai di penghujung 2010, selama beberapa bulan, ruang sumpek kota ini sudah menjadi tempat berteduh saya.

Ketika saya berumah disini,
banyak yang sudah berpautan secara langsung maupun sekedar numpang lewat,
beberapa sudah bertegur sapa di sepanjang jalan saya,
beberapa masih bertahan sebagai si anonimus.
Terimakasih ya, karena membuat saya merasa begitu dihargai dan dikenal secara personal.

Beberapa dari teman seperjalanan yang saya kenal, lumayan dekat belakangan secara personal. Mereka sudah menjelma seperti apa yang dikatakan sejiwa.
Kalian dirindukan.
Dan akan selalu dirindukan.

Terimakasih untuk memberi warna-warni, merangkai sejarah dalam hidup saya,
1. Ratih, yang punya cubitan maut. *sakitnya tetep terasa sampe sekarang
2. Fani, yang sabar sekali menghadapi tingkah jutek ku
3. Cindy, arek suroboyo, sang petualang penggila bakso
4. Putu, yang selalu ceria dengan logat khas jogya nya
5. Irma, sang batosai cuek abis nan keren
6. Ninda, kritik pedas straight to the pointmu akan kurindu
7. Dhani, yang kalem, anggun dan sabar. Wanita sejati.
8. Rizky, temen berantem yang terlihat antusias dan ambisius walau kadang nyebelin
9. Titus, lelaki paling sabar yang tak pernah marah
10. Adi, si om dengan gelengan kepala yang khas
11. And the last but not the least, Nando, good guy from previous batch. Lelaki kalem dan sabar menghadapi saya yg barbar ini.
12. Dan mereka yang ikut serta namun luput dari perhatian saya yang tidak seberapa kemampuannya ini.
Terimakasih ya, kebersamaan selama ini banyak sekali artinya untuk saya,
Senang sekali mengetahui bahwa orang-orang asing ternyata bisa melengkapi karakter masing-masing dan perlahan-lahan menjadi sahabat.

Dengan keinginan dan keingintahuan yang sama, kita sudah melewati hari-hari penuh perjuangan,
Ayo kita terus lanjutkan dan sampai di ujung yg kita bisa. Sampai selesai.

Jadi,
disinilah akhirnya,
dimana saya harus berhenti dan selesai dari ruang sumpek ini.
Terimakasih untuk anda sekalian, yang telah membimbing, mengajari, mendukung, bahkan sudah menyempatkan diri untuk mengenal saya secara personal,
Thank you, thank you, thank you..
and i'll be seeing you around via technology.

Mengakhiri apa yang biasanya secara rutin saya lakukan, bertemu kalian.
bohong besar kalau saya bilang saya tidak merasa kehilangan.
Saya memang akan merasa kehilangan, pasti.

Tapi begitulah adanya, sesuatu selalu diciptakan berpasang2an.
Ada pagi, ada malam
Ada suka, ada duka
Ada pertemuan, ada perpisahan

Will you remember me the way I remember you?. Will you be the same the last time I saw you, you are the sweetest. Every moment with you is the sweetest one. ~ sing a song: Remember My Sweet Moments

Sayonara !
Will always be faithfully around,
Mian Hotmida Banjarnahor.
0 Responses