Showing posts with label Keluarga. Show all posts
Showing posts with label Keluarga. Show all posts
mimi item
KINGDOM : RAJA BATAK

PHYLUM : RAJA ISUMBAON

DIVISIO : SORIMANGARAJA

CLASS : TUAN SORBADIBANUA

ORDO : NAIPOSPOS

FAMILY : MARBUN

GENUS : BANJARNAHOR

SPECIES : MIAN HOTMIDA

hehehe
#mimiwords 1 comment | edit post
mimi item
Sendirian, bukan hal asing bagiku. Mandiri, bukan perbuatan yang baru kulakukan dalam satu hari belakangan ini. Hmm... aku telah terbiasa akan mandiri dan berusaha sendiri. Tapi, kedua hal ini mengusikku malam ini. Entah karena terbawa sensasi deadline nan letih bin lelah, atau karena aku mendengar lagu Herlin Pirena – Ya, Tuhan Tiap Jam. Entahlah, kurasa semua terkait satu sama lain.
Hari ini aku sendirian di rumah besar ini, bukan pertama kalinya memang. Sejak kecil aku telah sering ditinggal pergi berpergian oleh orang tuaku. Dididik untuk mandiri dan diajar untuk kuat dalam menghadapi hidup. Tadi siang aku ngobrol sama temen ku satu kampung halaman. Temu kangen via jejaring pertemanan yahud abad ini, pesbuk. Dia bertanya “Kenapa jarang pulang?”.

Mungkin itu pertanyaan klise, basa basi dan sederhana. Tapi cukup membuat kuberpikir.
Kampung halaman ku, tempat kelahiranku, memang tidak jauh dari tempatku berpijak saat ini. Kota kecil ibukota kabupaten, bernama Mempawah, hanya kurang lebih satu setengah jam jika aku pulang ngebut dengan kendaraanku. Berpikir : Sejak kapan aku tidak pulang? Natal tahun lalu? Menghitung berapa kali aku yang datang kesana menghampiri bapa dan mama ku? Padahal jaraknya dekat sekali. Tanpa macet!
Kenapa jarang pulang, mi? Sibuk bgt ya? Udah lupa dengan tempat mian kecil bermain?
Pertanyaan si temen kubalas dengan smiley dan segera mengalihkan pembicaraan.
Aku saat itu berpikir : Shit. Semua orang berpikir bahwa mian = manusia super duper sibuk. Damn. Aku terjebak dalam kesibukan dan dunia ku sendiri. Terlena. Melupakan beberapa hal.

Aku rindu tanah kelahiranku
Aku rindu melihat gubuk papan yang masih berdiri tegak sampai saat ini, dibelakang gereja, rumah dimana mama melahirkanku
Aku rindu hal-hal yang dulu ku tak suka
Aku rindu rumah di gang raden kusno sekarang
Aku rindu rumah sempit sederhana yang berhalaman luas itu
Aku rindu melihat bunga-bunga,pohon-pohon mangga sawo dan jati yang ditaman mama bapaku bertahun lalu
Aku rindu berebut menentukan nonton dvd atau main ps dengan satusatunya adik laki-laki ku
Aku rindu di teriakin mama memintaku untuk menyiram bunga-bunganya yang banyak itu
Aku rindu merapikan alat-alat musik dan soundsystem bapa yang berantakan
Aku rindu mendengar bapaku bermusik
Aku rindu argumen menyebalkan dari adik-adikku

Aku baru sadar sepenuhnya, semangat hidup Bapaku juga Mamaku layak ku contoh. Bapaku harus menempuh kiloan meter di akhir pekan
*rute Ngabang-Pinyuh-Mempawah-Pinyuh-Pontianak bolak balik*
hanya untuk bertemu gadis nakal ini? Yang sering menyusahkan nya dengan rengekan tidak masuk akal! Baru bisa kumengerti, kenapa beliau tidak jadi membeli mobil baru keinginannya itu! Semata agar bisa hemat bertemu dengan kekasih dan buah hatinya! Memikirkan masa depan kami, bukan keinginannya lagi.
Damn! Sesibuk apa sih aku atau hanya terlena manja karena mereka yang selalu datang ?
Kubaca sms bapa yang masih kusimpan ketika aku lulus ujian skripsi dan masih sibuk ngurus ini itu

*luangkanlah waktumu sejenak nak, untuk kembali kerumah dan bertemu mama dan adikmu yang mendoakanmu*

aku ingin pulang . . .

aku akan pulang . . .



Mimi Marbun, 10 Juni 2009 , 00.30



ini rumah dimana aku dilahirkan
masih sama seperti 21 tahun yang lalu
tanpa rehabilitasi
lantai dan dinding papan
jangan samakan dengan tiga rumah ku yang lain
ini tetap yang terhebat
saksi dimana keluarga banjarnahor membangun dinasti
#mimiwords , 1 comment | edit post