mimi item
tiap hari ketemu orang-orang yang berbeda.
ramai. berisik. penuh.
tapi sebenarnya aku sendiri.
benar-benar sepi.
Hatiku kembali melemah. aku lelah. lelah menangis, lelah marah,
lelah merasa gundah dan terengah-engah.
mengapa kenyataan hidup selalu menatapku pongah?
aku berharap dia bahagia.
kebahagiaan yang ku tak tahu seperti apa bentuknya.
sejak kapan kebahagiaan bisa berdiri diatas kesengsaraan orang lain?
sejak kapan kebagagiaan selalu berbanding lurus dengan penderitaan?
apakah satu kebahagiaan berarti satu lelehan air mata di tempat lain?

aku sekarang sadar
aku punya mata yang kejam
mulut yang pedas
tangan yang ringan
aku
wanita bad temper
aku mau berubah
melihat matanya yang teduh ketika mataku menghujam
melihat bibirnya ragu berucap ketika aku memuntahkan serapah
merasakan tangannya yang menghindari arogansiku
melukai harga dirinya
aku sadar
sikapku membuatnya tidak berarti
sungguh berarti sesungguhnya dirimu
janji hatiku, aku mau berubah
terimakasih wahai bijak
terimakasih karena menemukan kekuranganku :)


lanjutkan hidup
#mimiwords , edit post
0 Responses